Rabu, 28 Mei 2014

MEMILIH PEMIMPIN




assalamualaikum kawan , bagaimana kabar anda hari ini ? semoga saja dalam keadaan  sehat wal'afiat , aaminn . sebentar lagi ada pemilihan presiden dan wakil ya , kira-kira apa kriteria pemimpin yang baik menurut anda ,  tentunya yang adil , jujur , bijaksana , amanah , dan masih banyak lagi . dalam pemilihan presiden kali ini kita harus benar-benar selektif . mungkin berikut ini bisa di jadikan bahan pertimbangan dalam pelmilihan pemimpin  .
 10 Kriteria Pemimpin Menurut Islam
Setiap manusia yang terlahir dibumi dari yang pertama hingga yang terakhir adalah seorang pemimpin, setidaknya ia adalah seorang pemimpin bagi dirinya sendiri. Bagus tidaknya seorang pemimpin pasti berimbas kepada apa yang dipimpin olehnya. Karena itu menjadi pemimpin adalah amanah yang harus dilaksanakan dan dijalankan dengan baik oleh pemimpin tersebut,karena kelak Allah akan meminta pertanggung jawaban atas kepemimpinannya itu. Dalam Islam sudah ada aturan-aturan yang berkaitan tentang pemimpin yang baik diantaranya :
1. Beriman dan Beramal Shaleh
Ini sudah pasti tentunya. Kita harus memilih pemimpin orang yang beriman, bertaqwa, selalu menjalankan perintah Allah dan rasulnya. Karena ini merupakan jalan kebenaran yang membawa kepada kehidupan yang damai, tentram, dan bahagia dunia maupun akherat. Disamping itu juga harus yang mengamalkan keimanannya itu yaitu dalam bentuk amal soleh.
2. Niat yang Lurus
“Sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) sesuai dengan niatnya. Barangsiapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya karena urusan dunia yang ingin digapainya atau karena seorang wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya sesuai dengan apa yang diniatkannya tersebut”
Karena itu hendaklah menjadi seorang pemimpin hanya karena mencari keridhoan ALLAH saja dan sesungguhnya kepemimpinan atau jabatan adalah tanggung jawab dan beban, bukan kesempatan dan kemuliaan.
3. Laki-Laki
Dalam Al-qur'an surat An nisaa' (4) :34 telah diterangkan bahwa laki laki adalah pemimpin dari kaum wanita.
“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh ialah yang ta’at kepada Allah lagi memelihara diri (maksudnya tidak berlaku serong ataupun curang serta memelihara rahasia dan harta suaminya) ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara “
“Tidak akan beruntung suatu kaum yang menyerahkan urusan (kepemimpinan) mereka kepada seorang wanita.”(Hadits Riwayat Al-Bukhari dari Hadits Abdur Rahman bin Abi Bakrah dari ayahnya).
4. Tidak Meminta Jabatan
Rasullullah bersabda kepada Abdurrahman bin Samurah Radhiyallahu’anhu,
”Wahai Abdul Rahman bin samurah! Janganlah kamu meminta untuk menjadi pemimpin. Sesungguhnya jika kepemimpinan diberikan kepada kamu karena permintaan, maka kamu akan memikul tanggung jawab sendirian, dan jika kepemimpinan itu diberikan kepada kamu bukan karena permintaan, maka kamu akan dibantu untuk menanggungnya.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)
5. Berpegang pada Hukum Allah
Ini salah satu kewajiban utama seorang pemimpin.
Allah berfirman,
”Dan hendaklah kamu memutuskan perkara diantara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka.” (al-Maaidah:49).
6. Memutuskan Perkara Dengan Adil
Rasulullah bersabda,
”Tidaklah seorang pemimpin mempunyai perkara kecuali ia akan datang dengannya pada hari kiamat dengan kondisi terikat, entah ia akan diselamatkan oleh keadilan, atau akan dijerusmuskan oleh kezhalimannya.” (Riwayat Baihaqi dari Abu Hurairah dalam kitab Al-Kabir).
7. Menasehati rakyat
Rasulullah bersabda,
”Tidaklah seorang pemimpin yang memegang urusan kaum Muslimin lalu ia tidak bersungguh-sungguh dan tidak menasehati mereka, kecuali pemimpin itu tidak akan masuk surga bersama mereka (rakyatnya).”
8. Tidak Menerima Hadiah
Seorang rakyat yang memberikan hadiah kepada seorang pemimpin pasti mempunyai maksud tersembunyi, entah ingin mendekati atau mengambil hati.Oleh karena itu, hendaklah seorang pemimpin menolak pemberian hadiah dari rakyatnya. Rasulullah bersabda,
” Pemberian hadiah kepada pemimpin adalah pengkhianatan.” (Riwayat Thabrani).
9. Tegas
ini merupakan sikap seorang pemimpin yang selalu di idam-idamkan oleh rakyatnya. Tegas bukan berarti otoriter, tapi tegas maksudnya adalah yang benar katakan benar dan yang salah katakan salah serta melaksanakan aturan hukum yang sesuai dengan Allah, SWT dan rasulnya.
10. Lemah Lembut
Doa Rasullullah :
"Ya Allah, barangsiapa mengurus satu perkara umatku lalu ia mempersulitnya, maka persulitlah ia, dan barang siapa yang mengurus satu perkara umatku lalu ia berlemah lembut kepada mereka, maka berlemah lembutlah kepadanya"
Selain poin- poin yang ada di atas seorang pemimpin dapat dikatakan baik bila ia memiliki STAF. STAF disini bukanlah staf dari pemimpin, melainkan sifat yang harus dimiliki oleh pemimpin tersebut. STAF yang dimaksud di sini adalah Sidiq(jujur), Tablig(menyampaikan), amanah(dapat dipercaya), fatonah(cerdas)
Sidiq itu berarti jujur.
Bila seorang pemimpin itu jujur maka tidak adalagi KPK karena tidak adalagi korupsi yang terjadi dan jujur itu membawa ketenangan, kitapun diperintahkan jujur walaupun itu menyakitkan.Tablig adalah menyampaikan, menyampaikan disini dapat berupa informasi juga yang lain. Selain menyampaikan seorang pemimpin juga tidak boleh menutup diri saat diperlukan rakyatnya karena Rasulullah bersabda,
”Tidaklah seorang pemimpin atau pemerintah yang menutup pintunya terhadap kebutuhan, hajat, dan kemiskinan kecuali Allah akan menutup pintu-pintu langit terhadap kebutuhan, hajat, dan kemiskinannya.” (Riwayat Imam Ahmad dan At-Tirmidzi).
Amanah berarti dapat dipercaya. Rasulullah bersabda,
” Jika seorang pemimpin menyebarkan keraguan dalam masyarakat, ia akan merusak mereka.” (Riwayat Imam Ahmad, Abu Dawud, dan Al-hakim).
Karena itu seorang pemimpin harus ahli sehingga dapat dipercaya.Fatonah ialah cerdas. Seorang pemimpin tidak hanya perlu jujur, dapat dipercaya, dan dapat menyampaikan tetapi juga cerdas. Karena jika seorang pemimpin tidak cerdas maka ia tidak dapat menyelesaikan masalah rakyatnya dan ia tidak dapat memajukan apa yang dipimpinnya.
Setelah kita mengetahui sebagian ciri- ciri pemimpin menurut islam. Marilah kita memilih dan membuat diri kita mendekati bahkan jika bisa menjadi seperti ciri- ciri pemimpin diatas karena kita merupakan generasi dan juga sebagai penerus bangsa.
 Dan pada akhirnya semua keputusan berada pada anda sebagai pemilih pemimpin , semoga ke depannya Indonesia di jadikan Negara yang makmur , sejahtera oleh Allah S.W.T . siapapun yang akan jadi pemimpin semoga saja sesuai dengan harapan kita dan sesuai dengan syari’at yang telah ditentukan .
terimakasih telah berkunjung di blog kami , semoga yang dapat kami sampaikan bisa bermanfaat , mohon kritik dan saran untuk tulisan ini , 
wassalamualaikium.wr.wb .

Kamis, 06 Februari 2014

TIPS MENJALANKAN SEBUAH USAHA



  
  Selamat siang sahabat , kali ini saya akan berbagi sedikit pengalaman tentang tips menjalankan sebuah usaha . bila kita mendengar kata “USAHA” kebanyakan orang membayangkan sebuah kerja keras dan pengorbanan yang besar , iya gak ? , padahal bernafaspun sudah dapat dikatakan sebuah usaha , yaitu berusaha untuk hidup . kita menjalani kehidupan sehari-hari itu juga sebuah usaha , haha kok malah ngelantur ya ?
Langsung saja deh . :D

Berikut ini poin penting yang harus di terapkan dalam diri kita :
1.       Memantapkan niat , kalau anda ragu atau setengah-setengah mending gak usah daripada menyesal di kemudian hari . hehe
 
2.       Mempunyai sebuah goal dalam usaha/bisnis yang akan anda jalankan , jadi tidak sekedar berusaha , karena goal dalam usaha/bisnis itu dapat memotivasi anda untuk terus bekerja keras .
3.       Mensugesti positif pada pola pikir anda , katakan pada diri anda seperti “saya harus berhasil/sukses dalam usaha ini” , coba katakan dengan lantang , secara tidak langsung anda telah menyemangati diri anda sendiri .
4.       Kerja keras , semua usaha dalam bentuk apapun itu di awali dari kerja keras . mana ada baru buka usaha 1 bulan langsung bisa balik modal , kecuali jalan rezeki memang sangat lancar dalam usaha tersebut , ada juga yang bisa balik modal , apa ? tau gak , itu loh , piara tuyul , haha , tapi jangan ya , dosa looh .
5.       Kerja cerdas , permasalahan itu pasti akan muncul dalam hal apapun , nah daripada anda kerja bolak-balik saya sarankan anda menerapkan konsep kerja cerdas , konsep nya tergantung usaha/bisnis apa yang anda jalankan sih , tapi pada intinya anda mempunyai perencanaan yang baik dalam hal penyeselsaian permasalahan yang akan terjadi kedepan nya .
6.       Terus berdo’a , memang sebagai manusia kita harus terus dan selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik , tapi untuk hasil akhir kita serahkan saja pada yang Maha Kuasa toh kita jugs sudah berusaha sebaik mungkin .

Terus mencoba , mencoba dan mencoba , itulah sebuah kodrat atau jalan menuju keberhasilan . tidakkah anda menyadari bahwa anda sejak kecil sudah pernah merasakannya , tepatnya pada saat anda belajar berjalan , yah seperti itulah . dan pada akhirnya akan menikmati hasil dari kerja keras anda , memang tidaklah mudah tapi jangan katakan anda tidak bisa sebelum anda mencobanya dan terus mencoba .
 
Dan akhir kata selamat berusaha dan terus mencoba , jadikan impian anda sebagai motifasi anda untuk tetap semangat . salam sukses !!

Terimakasih sudah berkunjung , mohon meninggalkan komentar dan saran untuk blog ini . :)